Beranda Informasi 8 Cara Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik

8 Cara Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik

7
0

8 Cara Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik – Membaca merupakan sebuah kegiatan meresepsi, menganalisis, dan mengintepratasi yang dilakukan oleh seorang pembaca untuk memperoleh pesan atau informasi dalam media tulisan.

Membaca memberikan banyak manfaat bagi pembaca. Bagi peserta didik, membaca bisa memberikan beberapa manfaat, seperti menambah ilmu pengetahuan, menstimulasi mental dan cara berpikir, menambah kosakata baru, meningkatkan fokus dan konsentrasi, mengurangi stres, dan masih banak lagi manfaat lainnya.

Namun seiring perkembangan jaman, budaya membaca mulai kurang diminati oleh peserta didik. Kebanyak dari mereka akan sangat malas untuk meluangkan waktu untuk membaca. Mereka akan lebih tertarik kepada hal-hal baru yang lebih mengasyikan begi mereka, seperti bermain game, bermain gadget, atau hal lain yang lebih tidak membosankan.

Kegiatan membaca cenderung membuat anak menjadi lekas bosan, akhirnya semangat membaca menjadi semakin menurun dari waktu ke waktu. Jika hal ini dibiarkan, hal ini tentu akan sangat merugikan bagi peserta didik meskipun mereka tidak pernah menyadarinya. Karena pada dasarnya usia emas untuk belajar adalah pada masa anak-anak.

ARTIKEL TERKAIT •
Aplikasi Penilaian Dan Raport Kurikulum 2013 SD Revisi Terbaru Semua Kelas

Namun hal tersebut bisa dihindari. Minat baca peserta didik bisa ditumbuhkan dengan berbagai cara. Peran guru sangatlan penting dalam menumbuhkan minat baca tersebut.

Berikut adalah 8 Cara Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik yang harus anda terapkan kepada mereka agar minat membaca bisa terus tumbuh dan berkembang.

Alokasi Waktu Khusus Membaca

Perubahan kurikulum di Indonesia dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP 2006) menjadi Kurikulum 2013 memberikan berbagai perubahan untuk cara belajar peserta didik. Pada kurikulum 2013 peserta didiklah yang dituntut lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Peran guru hanyalah mengakomodir, mengarahkan, dan memfasilitasi cara belajar peserta didik. Jadi sangat jelas, disini peserta didiklah yang harus lebih dominan.

Dalam kurikulum 2013 jelas diharuskan setiap peserta didik diberikan alokasi waktu khusus untuk membaca paling tidak 15 menit di awal pelajaran, hal itu harus dilakukan setiap hari. Tujuannya jelas untuk menumbuhkembangkan minat baca yang mulai berkurang.

ARTIKEL TERKAIT •
Soal Kurikulum 2013 Kelas 2 SD Tema 1 Hidup Rukun Sub Tema 2 TA 2015/2016

Dengan kata lain, dengan alokasi waktu khusus membaca bagi peserta didik, mau tidak mau harus membaca (dipaksa membaca). Karena hal itu dilakukan untuk mengembangkan literasi yang bisa memberikan banyak manfaat bagi mereka.

Perpustakaan Mini di Kelas

Sebagai seorang guru, anda dituntut untuk berkerja secara inovatif. Begitu juga dalam menumbuhkan semangat membaca kepada peserta didik. Sebenarnya banyak sekali cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah membuat perpustakaan mini di kelas.

Perpustakaan mini di kelas bisa juga disebut dengan pojok baca. Tempatnya bisa dimanapun di salah satu sudut kelas. Bisa dibelakang kelas atau bisa juga dipojok ruangan kelas. Sebagai seorang guru, anda bisa membuat rak mini, atau sebuah lemari kecil yang berisi beberapa buku-buku yang menarik.

Dengan adanya pojok baca ini, secara tidak langsung pasti akan menarik minat baca peserta didik. Mereka akan mengisi waktu sebelum memulai pelajaran atau ketika istirahat dengan membaca koleksi buku yang ada disana.

ARTIKEL TERKAIT •
Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013 Revisi 2017 Kelas 2

Koleksi Buku-Buku Menarik

Setelah anda memberikan perpustakaan mini dikelas, anda bisa memberikan berbagai koleksi bahan bacaan yang menarik bagi mereka. Berikan buku-buku yang sesuai dengan dunia mereka. Tujuannya jelas, agar sesuai dengan kebutuhan mereka dan dunia mereka.

Koleksi bahan pustaka yang bisa diberikan bisa berupa buku-buku pelajaran pendukung, dongeng anak, berbagai cerita rakyat, buku-buku sains yang cenderung disukai anak, dan sebagainya.

Dengan adanya berbagai koleksi buku yang menarik ini, peserta didik akan terpancing untuk membaca buku di waktu luang mereka selama di sekolah. Mereka akan sangat senang memilih berbagai buku yang ada disana, kemudian menceritakan kepada temannya, sehingga hal ini akan memancing minat baca yang lainnya.

Kunjungan Rutin ke Perpustakaan

Cara menumbuhkan minat baca yang selanjutnya adalah dengan mengajak peserta didik untuk melakukan kunjungan rutin ke perpustakaan. Hal ini bisa dilakukan di perpustakaan sekolah maupun perpustakaan luar sekolah.

ARTIKEL TERKAIT •
Menteri Anis Baswedan Meminta Guru Untuk Menumbuhkan Suasana Pembelajaran yang Merdeka Dan Tidak Mengukur Pekerjaanya Dengan Rupiah

Berikan 1 waktu khusus dalam setiap minggu untuk mereka dengan mengunjungi perpustakaan, bisa di hari yang mendekati akhir pekan. Dengan begitu, mereka akan menemukan koleksi bahan bacaan yang lebih beragan dan dengan skala yang lebih lengkap.

Jika waktu tidak cukup untuk membaca, mereka bisa diperbolehkan untuk meminjam beberapa buku untuk dibawa pulang kerumah, sehingga waktu mereka di tidak hanya untuk bermain, tetapi mereka bisa mengisi waktu senggang mereka dengan membaca yang pasti lebih memberikan banyak manfaat.

Target (Tugas) Membaca

Jika minat membaca peserta didik belum juga bisa tumbuh dengan berbagai cara di atas. maka sebagai seorang guru anda harus memaksa mereka untuk membaca. Cara ini bisa dilakukan dengan membuat target membaca kepada setiap peserta didik.

Mereka diwajibkan membaca setidaknya satu buku selama seminggu. Kemudian anda minta mereka menceritakan isi buku yang telah mereka baca di depan kelas secara bergiliran. Hal ini secara langsung akan memaksa mereka untuk membaca buku.

ARTIKEL TERKAIT •
Soal UKK Bahasa Jawa Kelas 1 SD dan Pembahasannya Semester 2 TA 2015-2016

Jika hal ini dilaksanakan secara rutin, peserta didik akan terbiasa membaca buku. Bukan lagi karena terpaksa, melainkan kerana membaca memang sudah menjadi kebutuhan bagi mereka.

Menanamkan Pentingnya Membaca

Seperti yang telah saya ulas diatas, membaca akan memberikan banyak sekali manfaat bagi peserta didik. Sebagai seorang guru, anda harus mampu menjelaskan kepada peserta didik tentang pentingnya membaca bagi mereka.

Peran guru sangat vital disini, dengan pemahaman yang baik, peserta didik akan tergerak untuk membaca buku. Karena pada dasarnya, setiap anak dalam hal ini peserta didik akan selalu mendengarkan apa yang disampaikan oleh gurunya.

Jelaskan kepada mereka bahwa dengan membaca ilmu mereka akan semakin bertambah, dengan membaca mereka akan mendapatkan apa tidak mereka dapatkan dari guru mereka, dengan membaca mereka akan membuka semua gerbang cakrawalan ilmu, dengan membaca mereka akan menjadi lebih pandai, dan dengan membaca mereka akan  mempunyai banyak cerita.

ARTIKEL TERKAIT •
Download Soal Tematik Kelas 3 Tema 2 Subtema 2 Edisi Revisi 2018 Semester 1

Berikan Reward (Penghargaan)

Yang terakhir adalah dengan memberikan reward (penghargaan) bagi peserta didik. Tujuannya adalah agar apa yang mereka lakukan dihargai dan diakui oleh mereka. Anak cenderung akan senang melakukan segala sesuatu hal apabila mereka mendapat pengakuan dari orang lain.

Berepa pengharagaan yang bisa diberikan bisa berupa penghargaan materil ataupun non-materil. Penghargaan materil bisa berupa memberikan mereka hadiah buku yang disukai oleh mereka atau yang lainnya. Sedangkan penghargaan non-materil bisa berupa memberikan pujian kepada peserta didik yang rajin membaca.

Hal ini akan membuat mereka lebih semangat lagi dalam membaca dan berusaha membaca buku sebanyak-banyaknya.

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan sebagai seorang guru untuk menumbuhkembangkan minat baca peserta didik. Sehingga pada akhirnya akan terus tercipta generasi penerus yang gemar membaca dan berprestasi.

Demikian artikel tentang 7 Cara Menumbuhkan Minat Baca Peserta Didik. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat.
Sumber https://www.blogsekolah.net/