Beranda Informasi Dasar Perhitungan PPh. Pasal 23 Terhadap Pengeluaran Dana BOS

Dasar Perhitungan PPh. Pasal 23 Terhadap Pengeluaran Dana BOS

36
0
PPh. Pasal 23 merupakan pajak yang dikenakan pada penghasilan atas modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong PPh Pasal 21. Umumnya penghasilan jenis ini terjadi saat adanya transaksi antara dua pihak.

Sumber Gambar : www.pixabay.com
Ketentuan

Ada beberapa ketentuan yang bisa digunakan sebagai dasar pengenaan PPh Pasal 21 terhadap pengeluaran dana BOS. Di antaranya adalah sebagai berikut :

Pembelian jasa tanpa batas minimal.

  • Sewa sehubungan dengan penggunaan harta selain sewa tanah dan atau bangunan. Misalnya : sewa mobil.
  • Jasa lain selain jasa yang telah dipotong PPh. Pasal 21. Misalnya : Jasa katering dan jasa fotocopi.

Tarif

Tarif PPh Pasal 23 berbeda-beda antara rekanan yang memiliki NPWP maupun yang tidak ber-NPWP. Penjelasannya simak di bawah ini!

  • 2 % untuk rekanan yang ber-NPWP.
  • 4 % untuk rekanan yang tidak memiliki NPWP (100% lebih mahal).
ARTIKEL TERKAIT •
Soal Ulangan Tematik UKK Tema 5 Kelas 3 SD Kurikulum 2013

Contoh Kasus

Sebagai contoh, perhatikan ilustrasi berikut ini! Bendahara SDN 2.3 Ribang  melakukan pembelian barang dan jasa sebagai berikut :

  • Membeli printer seharga Rp. 1.200.000,- sudah termasuk PPN.
  • Fotocopi di Toko Amel (memiliki NPWP) senilai Rp. 1.500.000,- 
  • Servis laptop di Budi Computer, ongkos sparepart Rp. 450.000,-  dengan jasa service Rp. 50.000,- (Budi memiliki NPWP).
  • Menggandakan bahan ajar (fotocopi) di Toko Sukses Bersama  Rp. 300.000,- (Rekanan tidak ber-NPWP).
  • Membeli makanan dan minuman untuk keperluan rapat di warung Rp. 750.000,- (Tidak ber-NPWP).

Perhitungan PPh Pasal 23

Berdasarkan ilustrasi penggunaan dana BOS di atas, dapat dihitung pajak sebagai berikut!

  • Pembelian printer bukan merupakan objek PPh Pasal 23.
  • PPh Pasal 23 atas fotocopi adalah 2% x Rp. 1.500.000,- = Rp. 30.000,-
  • PPh Pasal 23 atas jasa service komputer adalah 2% x Rp. 50.000,- = Rp. 1.000,0 (Keterangan : Apabila pembelian barang dan jasa dipisah maka PPh pasal 23 dihitung atas pembelian jasa saja, kecuali untuk jasa katering karena nilai jasa katering dihitung atas nilai total semuanya).
  • PPh Pasal 23 fotocopi adalah 4% x Rp. 300.000,- = Rp. 12.000,-
  • PPh Pasal 23 jasa catering rapat adalah 4% x Rp. 750.000,- = Rp. 30.000,-
ARTIKEL TERKAIT •
Inilah Sanksi dan Denda Keterlambatan Pembayaran dan Pelaporan Pajak Dana BOS

Demikian penjelasan singkat tentang PPh pasal 23. Jika ada kesalah silakan koreksi. Semoga bermanfaat.


Sumber https://www.blogsekolah.net/