Beranda Informasi Mekanisme Perpajakan Penggunaan Dana BOS

Mekanisme Perpajakan Penggunaan Dana BOS

5
0

Bantuan Operasional Sekolah atau biasa disingkat BOS merupakan sebuah program dari pemerintah yang diberikan kepada sekolah dalam rangka mewujudkan pendidikan gratis bagi setiap peserta didik. Dalam penggunaannya, dana BOS harus digunakan untuk kepentingan kegiatan pendidikan dan mengacu pada peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Sumber gambar : www.pixabay.com

Segala transaksi yang terjadi pada penggunaan dana BOS harus dapat dilaporkan dan dipertanggung jawabkan. Hal ini merupakan tanggung jawab mutlak kepala sekolah dan bendahara BOS selaku pihak yang berwenang mengelola dana BOS.

Di dalam pelaporan atas penggunaan dana BOS, tentunya tidak terlepas dari perpajakan yang memang berlaku terhadap setiap transaksi yang terjadi. Dalam hal ini, kepala sekolah dan bendahara BOS harus benar-benar mengerti tentang mekanisme perpajakan yang dikenakan atas pengeluaran yang terjadi pada penggunaan dana BOS.

ARTIKEL TERKAIT •
Kode Akun dan Jenis Setoran Pajak BOS Tahun 2018

Berikut akan saya bagikan mekanisme tentang perpajakan dana BOS :

Menghitung Pajak

Hal pertama yang harus diketahui adalah menghitung besaran pajak yang dikenakan atas segala transaksi yang memang termasuk kategori kena pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Misalnya penghasilan tidak rutin pegawai dikenakan PPh. Pasal 21, Pembelian barang atau jasa diatas satu juta yang dikenakan PPN, atau biaya catering rapat yang dikenakan PPh. Pasal 23.

Dalam hal ini, bendahara BOS haruslah mampu dan mengerti bagaimana cara menghitung jumlah pajak yang dikenakan oleh setiap transaksi seperti contoh diatas.

Contoh :

Sebuah sekolah melakukan pembelian sebuah laptop seharga Rp. 4.000.000,00, maka atas transaksi tersebut dikenakan PPN sebesar 10% atas nilai barang dan pajak yang dihitung adalah Rp. 400.000,00.

Memotong Pajak

Hal selanjutnya adalah memotong pajak yang terlah dihitung seperti contoh di atas. Bendahara BOS wajib melakukan pemotongan terhadap nilai suatu objek transaksi yang terkena pajak jenis apapun.

ARTIKEL TERKAIT •
Kumpulan Soal UTS SD Kelas 2 Semester 1/Ganjil (5 Mapel Pokok) TP. 2015/2016

Membayar/Menyetor Pajak

Setelah pajak dipotong, maka selanjutnya adalah melakukan pembayaran atau penyetoran pajak tersebut. Pembayaran pajak dipisahkan setiap jenis pajaknya. Misalnya PPh. Pasal 21, PPh. Pasal 23, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Untuk pembayaran dapat dilakukan dengan berbagai metode, di antaranya menggunakan sistem E-Billing pajak yang dapat disetorkan dengan mudah di kantor Pos terdekat.

Melaporkan Pajak

Kewajiban terakhir yang harus dilakukan adalah melakukan pelaporan pajak. Pelaporan pajak tersebut dapat dilakukan dengan cara mengisi formulir SPT pajak dan dikirim ke kantor pajak setempat.

Berdasarkan pemaparan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa mekanisme perpajakan dana BOS adalah menghitung – memotong – menyetor dan melaporkan.

ARTIKEL TERKAIT •
Batas Waktu Pembayaran dan Pelaporan SPT Masa BOS

Demikian artikel tentang Mekanisme Perpajakan Penggunaan Dana BOS. Semoga bermanfaat.
Sumber https://www.blogsekolah.net/