Beranda Informasi Modul Bimtek Kurikulum 2013 SD Tahun 2018

Modul Bimtek Kurikulum 2013 SD Tahun 2018

8
0

Pada kesempatan tulisan artikel ini Admin akan membahas mengenai hasil dari kegiatan Bimbingan Teknis kegiatan Kurikulum 2013 jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2018 sebagai persiapan untuk kegiatan pembelajaran pada tahun pelajaran baru 2018-2019. Admin akan membagikan Modul atau Buku Bimtek tersebut secara lengkap yang bersumber dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar.

Berikut penjelasan isi dari modul tersebut lengkap bersamaan dengan link download selengkapnya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014 telah mengeluarkan kebijakan penataan implementasi Kurikulum 2013 melalui Permendikbud Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013. Berdasarkan kebijakan tersebut implementasi Kurikulum 2013 dilaksanakan secara bertahap mulai tahun pelajaran 2014/2015 semester 2 sampai dengan tahun pelajaran 2018/2019. Sampai dengan tahun pelajaran 2017/2018, Kurikulum 2013 telah dilaksanakan di 93,892 (60%) sekolah dasar. Selanjutnya, untuk tahun pelajaran 2018/2019 implementasi Kurikulum 2013 diperluas menjadi 53.702 SD atau sekitar 40%. Dengan penambahan jumlah tersebut, ditargetkan seluruh SD (148,697) telah melaksanakan Kurikulum 2013.

ARTIKEL TERKAIT •
Soal UKK/ PAS Kelas 1 PAI dan Budi Pekereti Th. 2018

Tahun Pelajaran 2018/2019 akan dilaksanakan pelatihan Kurikulum 2013 dengan menggunakan perangkat pendukung Kurikulum 2013 yang telah disiapkan serta panduan teknis Kurikulum 2013. Seluruh perangkat tersebut merupakan revisi modul tahun 2017 dan dimaksudkan untuk memberikan pemahaman secara teknis tentang kebijakan dan substansi Kurikulum 2013, meningkatkan kompetensi pelaksana Kurikulum 2013, dan  meningkatkan  kompetensi guru dalam  merencanakan,   melaksanakan proses pembelajaran dan penilaian di sekolah. Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) menuntut guru untuk melakukan penguatan karakter siswa yang menginternalisasikan nilai-nilai utama PPK yaitu relijiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong-royang dan integritas dalam setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Selain itu, untuk membangun generasi emas Indonesia, maka perlu dipersiapkan peserta  didik yang memiliki keterampilan Abad 21 seperti khususnya keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah (critical thinking and problem solving skills), keterampilan untuk bekerjasama  (collaboration skills), kemampuan untuk berkreativitas (creativities skills), dan kemampuan untuk berkomunikasi (commnication skills).  PPK merupakan platform pendidikan nasional yang memperkuat Kurikulum 2013. Modul Pelatihan Kurikulum 2013 ini telah mengintegrasikan tiga strategi implementasi PPK yaitu pendidikan karakter berbasis kelas,  pendidikan karakter berbasis budaya sekolah, dan pendidikan karakter berbasis masyarakat sehingga implementasi Kurikulum 2013 menjadi bagian integral dalam penguatan pendidikan karakter, kecakapan literasi, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills/HOTS).

Kurikulum 2013 sebagaimana dimaksud di atas berorientasi pada penguatan karakter siswa yang telah diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan demikian guru dituntut untuk melakukan penguatan karakter siswa dengan menginternalisasikan nilai-nilai utama PPK yaitu religiusitas, nasionalisme, mandiri, gotong-royang dan integritas dalam setiap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Nilai Religiusitas,  diantaranya: beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, taat beribadah, bersyukur, berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas, dsb. Nilai Nasionalisme, diantaranya: cinta tanah air, semangat kebangsaan, menghargai kebhinekaan, menghayati lagu nasional dan lagu daerah, cinta produk Indonesia, cinta damai, rela berkorban, taat hukum, dsb. Nilai Kemandirian, diantaranya: disiplin, percaya diri, rasa ingin tahu, tangguh, bekerja keras, mandiri, kreatif-inovatif, pembelajar sepanjang hayat, dsb. Nilai Gotong Royong, diantaranya: suka menolong, bekerjasama, peduli sesama, toleransi, peduli lingkungan, kebersihan dan kerapian, kekeluargaan, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dsb. Nilai Integritas, diantaranya: jujur, rendah hati, santun, tanggung jawab, keteladanan, komitmen moral, cinta kebenaran, menepati janji, anti korupsi, dsb.

ARTIKEL TERKAIT •
Prediksi UN US Matematika Kelas 6 SD UAS 2 dan Kunci Jawaban 2013-2014

Selain itu, untuk membangun generasi emas Indonesia, maka perlu dipersiapkan peserta didik yang memiliki keterampilan Abad 21 yaitu kualitas karakter, literasi dasar, dan kompetensi Abad 21 yaitu berpikir kritis dan memecahkan masalah (critical thinking and problem solving skills), bekerjasama (collaboration skills), kemampuan untuk berkreativitas (creativities skills), dan kemampuan untuk berkomunikasi (commnication skills). penguatan pendidikan Karakter merupakan platform pendidikan nasional yang memperkuat Kurikulum 2013.

Bimtek dan pelatihan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah dasar diselenggarakan secara terkoordinatif antara Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, LPMP, dan satuan pendidikan sesuai dengan tugas dan peran masing-masing.

ARTIKEL TERKAIT •
Gerakan Literasi dan Cara Membentuk Budaya Literasi di Sekolah

Penyusunan Modul secara umum bertujuan untuk menyediakan acuan bagi semua pihak dalam melaksanakan bimtek instruktur Kurikulum 2013 sekolah dasar tahun 2018.
Secara khusus penyusunan modul  ini bertujuan untuk:
1. Mengembangkan keterampilan peserta dalam menyiapkan perangkat pembelajaran yang menguatkan karakter siswa, kemampuan literasi, serta pengembangan keterampilan Abad 21 lainnya sesuai dengan Kurikulum 2013.
2. Mengembangkan kemampuan peserta dalam memfasilitasi pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang menguatkan karakter siswa, kemampuan literasi, HOTS, serta pengembangan keterampilan Abad 21 lainnya sesuai dengan Kurikulum 2013.
3. Meningkatkan kecakapan peserta dalam mengembangkan program/ aktivitas pembelajaran dengan mensinergikan tiga pusat pendidikan dan tiga jalur pendidikan (menggali dan memanfaatkan sumber-sumber belajar yang ada di sekitarnya) untuk pembelajaran di kelas.
4. Meningkatkan kecakapan instruktur Kurikulum 2013 dalam menyelengarakan Pelatihan Kurikulum 2013 di wilayah tugas masing-masing.

ARTIKEL TERKAIT •
RPP Tema 1 Selamatkan Mahluk Hidup Kelas 6 K13 Revisi 2018

Sasaran pengguna modul bimtek Kurikulum 2013 Tahun 2018 antara lain:
1. Penyelenggara pelatihan instruktur pusat;
2. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar;
3. Pusat Kurikulum dan Perbukuan;
4. Pusat Penilaian Pendidikan;
5. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP);
6. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
7. Kepala sekolah dasar pelaksana Kurikulum 2013;

Selama melaksanakan bimtek Kurikulum 2013, peserta perlu memahami prinsip-prinsip dasar yang dipergunakan selama bimtek sehingga pelatihan itu sungguh menunjukkan keterlibatan peserta secara aktif dan partisipatif. Untuk itu, ada beberapa prinsip yang perlu dipahami oleh peserta agar acara pelatihan implementasi Kurikulum 2013 dapat berjalan dengan efektif. Prinsip pelaksanaan kegiatan pelatihan diuraikan berikut ini.
a. Keterlibatan aktif. Keterlibatan aktif peserta sangat diharapkan. Karena itu, fasilitator mengusahakan agar setiap peserta memperoleh kesempatan untuk berbicara menyampaikan pendapat dan pengalamanannya.
b. Kenyamanan. Perlu diperhatikan kenyamanan peserta sebelum memasuki kegiatan selanjutnya. Kenyamanan ini bisa berupa pengaturan tempat duduk, pencahayaan, dan pemaparan dalam presentasi yang dapat dilihat dan dibaca oleh semua peserta.
c. Fokus pada tujuan. Fasilitator perlu fokus pada satu kegiatan agar tuntas. Setiap modul sudah dirancang secara lengkap, karena itu tahapan setiap modul mulai dari awal sampai evaluasi dan refleksi perlu dilakukan dengan baik dan tidak boleh dilewatkan.
d. Perhatian pada dinamika peserta. Fasilitator perlu membiasakan diri dan cermat untuk memahami dinamika peserta sehingga seluruh pelatihan terlaksana dengan baik.
e. Dokumentasi pendapat. Fasilitator perlu mencatat pendapat dan pengalaman peserta, baik saat melaksanakan sesi evaluasi maupun refleksi.
f. Rencana aksi. Setiap kegiatan bimtek diakhiri dengan penulisan rencana aksi. Ini adalah bagian penting untuk memperkuat pemahaman dan proses penyadaran yang terjadi serta untuk menunjukkan bahwa peserta menangkap maksud pelatihan yang diadakan.

ARTIKEL TERKAIT •
DOWNLOAD SOAL UCUN SMP DKI JAKARTA 2017-2018 UNTUK PERSIAPAN UN 2019

Itulah sekilas yang dapat Admin tuliskan, lebih lengkap dan jelas perihal Modul Bimbingan Teknik ini dapat Bapak dan Ibu unduh pada link dibawah ini dalam bentuk Pdf.
Download Link Modul Bimtek Kurikulum 2013 SD Tahun 2018

Modul Bimtek Kurikulum 2013 SD Tahun 2018

Dengan adanya file Buku/Modul ini Admin harapkan dapat membantu Bapak dan Ibu dalam mendapatkan informasi mengenai Pendidikan dan Latihan Kurikulum 2013 pada jenjang Sekolah Dasar di tahun 2018. Baca juga : Jurnal Harian Kelas 1 2 3 4 5 6 SD/MI Kurikulum 2013 Revisi 2018


Sumber https://www.m4th-lab.net/