Beranda Informasi Tips Mengajar Bagi Guru Agar Pembelajaran Lebih Optimal

Tips Mengajar Bagi Guru Agar Pembelajaran Lebih Optimal

10
0

Menjadi seorang guru profesional merupakan dambaan setiap guru yang ada di Indonesia. Guru profesional merupakan seorang guru yang sudah diakui keprofesionalannya (memiliki sertifikat pendidik) dan mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran yang optimal sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi bermakna bagi peserta didik.

Sumber Gambar : www.pixabay.com

Untuk menjadi seorang guru profesional tentunya tidak sesulit melaksanakan tindakan nyatanya saja. Seorang guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan telah lulus sertifikasi guru dan memiliki sertifikat pendidik tentu secara administrasi guru tersebut telah diakui oleh pemerintah sebagai seorang guru profesional. Walaupun pada praktiknya di tempat kerja yang terjadi sebaliknya, guru tersebut belum mencerminkan seorang guru profesional.

Lalu kemudian, bagaimanakah cara agar guru menjadi seorang guru yang benar-benar profesional secara nyata dilapangan kerja? Berbicara tentang guru profesional bukanlan sebuah perkara mudah. Untuk menjadi seorang guru yang benar-benar profesional, ada beberapa hal yang mesti dipenuhi dan dilaksanakan oleh guru tersebut.

ARTIKEL TERKAIT •
Silabus Geografi Kelas 10 Kurikulum 2013 Tahun 2018

Berikut ini akan saya bagikan tips mengajar bagi guru agar pembelajaran lebih optimal yang merupakan hasil kerja dari seorang guru profesional. Simak ulasannya berikut ini!

Guru Yang Menguasai Kompetensi Dasar

Hal mendasar yang harus dikuasai oleh seorang guru adalah menguasai kompetensi dasar guru. Seperti yang kita ketahui bersama, ada 4 (empat) kompetensi dasar yang memang wajib harus dikuasai oleh guru. Kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik, Kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian.

Kompetensi pedagogik merupakan sebuah pemahaman yang harus dikuasai guru tentang peserta didiknya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran, evaluasi, dan pengembangan sesuai potensi yang dimiliki setiap peserta didik yang dikelasnya. Misalnya menguasai karakteristik peserta didik, cara belajar peserta didik, menentukan metode dan model pembelajaran, dan sebagainya.

ARTIKEL TERKAIT •
Info CPNS 2018 : Pemerintah Belum Keluarkan Pengumuman Resmi

Kompetensi profesional merupakan suatu kemampuan guru dalam menguasai materi pembelajaran secara mendalam dan luas yang pada akhirnya memungkinkan peserta didinya untuk memenuhi standar pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kompetensi sosial merupakan suatu kemapuan guru untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara lebih efektif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Maksudnya adalah seorang guru dituntut agar bisa mejalin komunikasi yang baik dengan peserta didik, rekan kerja, orang tua, dan masyarakat sekitarnya.

Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan yang dimiliki guru untuk untuk menjadi teladan bagi peserta didiknya yang meliputi berakhlak mulia, arif, dan menjadi panutan.

Guru Yang Disiplin

Disiplin merupakan kunci utama dalam menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi guru profesional. Kita ketahui guru selalu menekankan pentingnya kedisiplinan dalam upaya meraih kesuksesan bagi peserta didiknya di masa depan. Namun dalam kenyataannya, masih banyak sekali contoh guru yang secara pribadi masih belum menerapkan budaya disiplin dalam mengajar.

ARTIKEL TERKAIT •
Soal Matematika Kelas 3 (III) SD Semester 1 UTS I TA 2014/2015

Untuk menjadi guru profesional yang mampu menghasilkan peserta didik yang cerdas, guru haruslah disiplin dalam melakukan semua tanggung jawabnya di sekolah. Bukan hanya berteori tentang pentingnya disiplin, namun tidak memberikan contoh teladan sikap disiplin secara nyata dalam mengajar.

Disiplin bagi seorang guru yang profesional dapat dimulai dengan datang ke sekolah tepat waktu. Akan lebih bagus bagi guru datang lebih awal untuk menyambut peserta didiknya. Selanjutnya masuk kelas dan mengakhiri kegiatan belajar mengajar secara tepat waktu, sehingga peserta didik tidak harus menunggu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Kemudian disiplin dalam mengakhiri kegiatan sekolah dengan pulang di akhir waktu.

Disiplin juga tidak hanya diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar, namun juga kegiatan lain yang ada di sekolah. Seperti disiplin mengikuti upacara, disiplin dalam kegiatan ekstra kurikuler, serta disiplin dalam kegiatan lainnya.

ARTIKEL TERKAIT •
Perangkat / Instrumen Akreditasi SD, SMP, SMA, dan SMK Lengkap


Guru Yang Up To Date dan Selalu Belajar

Guru masa kini haruslah merupah pola pikir yang selama ini selalu menjadi bumerang bagi guru itu sendiri. Guru bukanlah orang yang tahu segalanya, sedangkan peserta didiknya adalah orang yang tidak tahu apa-apa yang hanya tergantung pada gurunya. Ini merupakan pola pikir yang sangatlah keliru.

Di jaman yang semakin canggih ini guru diwajibkan untuk selalu belajar tentang hal baru dan selalu memperbaharui segala informasi yang ada. Jika hanya menggunakan metode, cara belajar, dan metri yang lama tentu ini sudahlah tidak sesuai dengan jaman yang sekarang.

Berbagai informasi bisa didapatkan dengan mudah di jaman yang canggih seperti sekarang ini. Guru haruslah memberikan inovasi dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga peserta didik akan lebih semangat dalam menuntut ilmu. Jangan pernah menjadi guru yang ketinggalan jaman, itu akan sangat membosankan bagi peserta didik. Selalu belajar dan jadilah guru yang kreatif.

ARTIKEL TERKAIT •
Download Soal Ujian Tengah Semester Ganjil UTS 1 Matematika Kelas 3 Tahun 2017 / 2018

Guru Yang Menguasai Kelas

Guru yang mampu mengkondisikan dan menguasai kelas dengan baik akan membuat kegiatan belajar mengajar lebih optimal. Tujuannya adalah agar setiap peserta didik bisa fokus dan berkonsentrasi penuh pada kegiatan yang ada di dalam kelas.

Sebaliknya kelas yang tidak dapat dikuasai oleh guru akan cenderung menimbulkan suasana gaduh, peserta didik tidak akan memperhatikan guru, dan melakukan kegiatan lain diluar kegiatan belajar. Ini akan membuat suasana kelas menjadi sangat kacau. Peran guru sangatlah penting dalam menguasai kondisi kelas, sehingga peserta didik akan terfokus pada kegiatan belajar, bukan malah bermain atau berbuat yang tidak bermanfaat.

Guru Yang Mengajar Terencana

Mengajar itu bukan hanya soal memberikan ilmu pengetahuan secara instan atau langsung. Mengajar memerlukan perencanaan yang matang. Maka dari itu, peran guru dalam mempersiapkan diri sangatlah penting sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.

ARTIKEL TERKAIT •
Aplikasi Pengolah Nilai KTSP Terbaru 2017/2018

Seorang guru diwajibkan menggunakan RPP dalam mengajar, tujuannya jelas agar kegiatan belajar mengajar menjadi terencana dan runtut. Selain menggunakan RPP yang memudahkan guru dalam mengajar, guru juga harus menyiapkan bahan ajar, menggunakan media pembelajaran yang tepat dan menarik, serta alat penilaian yang sesuai.

Dengan begitu, hasil belajar peserta didik juga akan lebih baik dibandingkan mengajar tanpa terencana dan asal-asalan.

Demikian artikel mengenai Tips Mengajar Bagi Guru Agar Pembelajaran Lebih Optimal. Semoga bermanfaat.
Sumber https://www.blogsekolah.net/